Rabu, 27 Mei 2015

Sekolahku



Sekolahku itu sekolah terhebat menurutku, 
Sekolah yang tidak terpatok dengan kurikulum yang berubah-ubah.

Sekolahku ini juga sekolah termahal, karena nggak bisa diukur dengan nominal.


Sekolahku adalah Keluargaku.

Ya, keluargaku adalah sekolah pertama yang aku masuki, didalamnya banyak hal yang aku pelajari. Pastinya keadaan keluarga setiap kita itu berbeda, and Thank God sudah mengirimkan aku dikeluarga yang luar biasa. Keluarga yang bukan keluarga sempurna, tapi disitulah karakter awalku terbentuk. belajar untuk saling menyayangi dan perduli, belajar untuk berbuat benar dan belajar untuk menjadi kuat.

Sampai hari ini pun, keluarga adalah tempat kembali paling nyaman saat merasa lelah.


Sekolahku adalah Teman - Temanku.

Hal lain lagi yang perlu aku syukuri dalam hidup adalah teman - teman. Entah itu yang di sebut sahabat, kakak, teman baik, hanya teman... karena setiap mereka punya arti dan peran di hidupku.

Bersyukur sempat beberapakali berganti lingkungan yang berarti semakin banyak teman yang ditemui semakin banyak ilmu yang bisa diambil.

Dari teman-teman aku belajar untuk saling menghargai, untuk selalu memberi dan berbagi, untuk selalu siap menjadi telinga saat dibutuhkan,, dan pastinya untuk selalu berbuat baik dimanapun kapanpun dan untuk siapapun.

Dari teman aku belajar untuk meredam ego (meskipun itu sangat sulit dan kadang gagal :D).


Sekolahku itu Masa Laluku

Semua yang pernah datang untuk kemudian pergi lagi, mereka pasti meninggalkan bayak kebaikan, memberikan banyak pelajaran.

Dari merekalah aku belajar untuk meminta maaf, belajar untuk memaafkan, belajar untuk bertoleransi, belajar untuk "kadang berkeras hati" belajar untuk membentengi diri. dan belajar untuk tidak berharap dari makhluk yang fana.


tapi sekolah paling hebat adalah diriku sendiri...

Belajar dari setiap jatuh untuk bangkit lagi
Belajar dari setiap kesalahan untuk menjadi benar
Belajar dari setiap kelemahan untuk menjadi kuat.....


Sampai detik ini pun, sekolah ku belum usai,, masih banyak pelajaran dan ilmu yang masih harus di cari, di upgrade lagi...

karena seolahku.. sekolah sampai mati.

Ps : Terimakasih untuk telinga yang selalu mendengar, lantun nasihat yang selalu terdengar, hati yang selalu siap menerima, bahu yang ada untuk bersandar, tangan yang selalu menuntun dan semua kisah hidup yang selau dibagi.